Rabu, 16 Oktober 2013

8 Dokter Sadis Dalam Sejarah


Pernah nonton film The Human Centipede? Film horror tentang seorang dokter Jerman yang menculik turis dan melakukan operasi mengerikan. Ternyata di dunia nyata, ada juga dokter-dokter psikopat sepert itu.
Alih-alih membantu pasien, mereka malah menggunakannya sebagai kelinci percobaan, bahkan membantai banyak nyawa. Daftarnya sebagai berikut yang dikutip dari sayakasihtahu.co.

1. Dr Josef Mengele (1911 – 1979)

Josef Mengele Rudolf terkenal atas kekejamannya dalam ‘eksperimen medis’ yang dilakukan terhadap tahanan kamp konsentrasi selama Perang Dunia II. Setelah lulus dari Frankfurt Medical School, Mengele menjalani wajib militer dan menawarkan diri ke dalam unit medisPada tahun 1943, ia dipromosikan menjadi Kapten dan dikirim ke kamp Nazi yang terkenal di Auschwitz-Birkenau. Di sini, Mengle menyeleksi anak-anak yang tingginya tak sampai 150 cm untuk dikirim ke kamar gas, sisanya digunakan dalam percobaan. Dia selamat dari perang dan kabur ke Amerika Selatan

2. Dr Shiro Ishii (1892 – 1959)

Shiro Ishii adalah ahli mikrobiologi Jepang berpangkat letnan jenderal dari unit perang biologis Tentara Kekaisaran Jepang. Setelah lulus sekolah kedokteran di tahun 1922, Dr Ishii ditugaskan ke Rumah Sakit Angkatan Darat 1 dan Army Medical School di Tokyo.Pada tahun 1942, ia memulai percobaan pada manusia sebagai bagian dari proyek rahasia Angkatan Darat Jepang. Percobaannya meliputi paparan senjata biologis, pembedahan dalam kondisi hidup, aborsi paksa, simulasi stroke, serangan jantung, radang beku, dan hipotermia. Namun Dr Shiro Ishii belum pernah dituntut atas kejahatannya.

3. Dr Harold Shipman (1946 – 2004)

Harold Frederick Shipman adalah seorang dokter di Inggris yang bertanggung jawab atas lebih dari 250 kasus kematian. Setelah lulus dari Leeds School of Medicine, Shipman menjadi anggota Dewan British Medical dan mendirikan klinik sendiri di tahun 1993.Pada tahun 1998, seorang rekan dokter mengeluh tentang tingginya angka kematian di antara pasien Shipman. Penyelidikan polisi mengungkapkan, Dr Shipman memberikan diamorfin berlebihan kepada pasien. Dia dijatuhi 15 hukuman seumur hidup berturut-turut, namun bunuh diri di selnya pada tahun 2004.

4. Dr H.H. Holmes (1861 – 1896)

Herman Webster Mudgett alias Dr Henry Howard Holmes adalah lulusan Michigan Medical School yang merupakan salah satu pembunuh berantai pertama dalam sejarah AS. Dia membuka sebuah hotel yang telah dirancang memenuhi tujuan sadisnya, kamar tidur dilengkapi pipa gas dan pintu rahasia.Dia memilih wanita sebagai korban, baik dari karyawan maupun tamu. Setelah disiksa sampai mati, mayat korban dibawa ke ruang bawah tanah untuk dibedah dan dijadikan model. Ada 27 korban yang diverifikasi, namun polisi mengatakan ada banyak bagian tubuh yang sudah dipotong dan membusuk, jadi sulit diketahui berapa pasti jumlahnya.

5. Dr John Bodkin Adams (1899 – 1983)

John Adams Bodkin adalah seorang dokter anastesi asal Inggris. Selama tahun 1946 – 1956, ada 160 pasiennya yang meninggal dalam kondisi mencurigakan, hampir kesemuanya meninggalkan dr Adams uang atau aset berharga lain lewat surat wasiat.Walau terkenal ceroboh saat mengoperasi, Adams berhasil menjadi dokter terkaya di Inggris pada tahun 1956. Sebagian besar karena pasien yang sekarat setuju meninggalkan harta berharga untuknya. Sayang, jaksa tidak dapat membuktikan tuduhan kejahatan yang dialamatkan padanya.

6. Dr Jayant Patel (lahir 1950)

Dr Jayant Patel Mukundray adalah ahli bedah asal India yang berimigrasi ke AS. Saat bekerja di Oregon, rekan-rekannya menilai dia tak becus melakukan operasi, melakukan tindakan yang tak perlu, dan menyebabkan cedera serius hingga kematian.Tahun 2003, Patel pindah ke Australia dan dengan cepat mendapat julukan ‘dr Death’. Pada tahun 2010, dia didakwa membunuh 3 orang pasien dan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. Selama 20 tahun berpraktik, ada 87 pasien yang meninggal di tangannya, walau jumlah sebenarnya bisa jauh lebih banyak.

7. Dr Michael Swango (lahir 1954)

Michael Swango adalah mantan dokter dan marinir AS dengan tuduhan lebih dari 60 kasus pembunuhan. Karirnya sebagai pembunuh berantai sejalan dengan prakteknya sebagai dokter. Swango meracuni pasien dan koleganya, lalu dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.Setelah dibebaskan, ia mengganti identitasnya menjadi Dr Daniel J. Adams dan kembali berpraktek. Dia lantas melarikan diri ke Zimbabwe dan lagi-lagi bekerja sebagai dokter hingga tertangkap tahun 2000. Selama persidangan, jaksa membacakan buku catatannya yang menggambarkan betapa senang dia atas kejahatannya.

8. Dr Marcel Petiot (1897 – 1946)
Setelah terluka  dalam Perang Dunia I dan dikirim pulang, Marcel Andre Henri Felix Petitot  menyelesaikan sekolah kedokteran dan magang di rumah sakit jiwa. Masalahnya, Petitot sendiri didiagnosis dengan berbagai penyakit mental usai pulang dari perang.Setelah magang, Petitot mendirikan klinik sendiri. Hingga suatu ketika, keluar asap dan bau busuk dari cerobong asap rumahnya. Polisi menemukan kompor batubara di ruang bawah tanahnya berisi sisa-sisa jasad manusia. Petitot dipenggal pada tanggal 25 Mei 1946.


Sumber

Kebiasaan Memotret Jenazah Anak pada Orang Jaman Dulu



Di masa kini, memotret adalah hal yang biasa dan bisa dilakukan semua orang. Memotret bisa dilakukan dengan kamera mahal profesional hingga memakai kamera handphone biasa. Hal berbeda terjadi di tahun 1800-an, di mana kamera adalah hal yang mahal karena baru ditemukan seperti yang dikutip darivemale.com
Penemuan Daguerreotype (proses fotografi paling awal) membuat orang-orang Eropa di masa lalu terkagum-kagum. Mereka bisa mengabadikan diri sendiri dengan cepat, dalam gambar yang sama dengan aslinya, berbeda dengan lukisan. Pada tahun 1839, hanya orang-orang tertentu yang bisa memakai jasa tukang foto.


Sebagai penemuan baru, banyak keluarga ingin mengabadikan potret-potret mereka, agar keturunan mereka kelak bisa melihat wajah leluhur mereka. Karena sangat antusias, mereka bahkan memotret jenazah anak-anak mereka dalam bentuk foto. Hal ini bisa dimaklumi, karena mereka ingin mengenang anak mereka. Tubuh jenazah akan hancur dalam tanah, tetapi foto tidak.


Bisa kamu lihat bagaimana foto-foto ini, kamu pasti mengira bayi di atas masih hidup, padahal itu adalah foto jenazah. Wajah saudara bayi di atas tampak tegang, mungkin mereka takut karena tahu bahwa adik mereka sudah meninggal.
Beberapa jasad anak-anak sengaja dibuka matanya, diberi bedak atau perona pipi agar tampak seolah hidup. Ada juga foto lain yang sengaja memperlihatkan bahwa objek foto memang sudah meninggal, anak-anak di biarkan berbaring damai dalam peti mati mereka.


Di tahun yang sama, ilmu kedokteran belum berkembang sebaik sekarang. Banyak wabah penyakit menyerang dan membuat banyak anak meninggal. Sehingga bisa dibayangkan, berapa banyak keluarga menggunakan jasa tukang foto di masa itu untuk memotret jasad anak-anak mereka.
Beberapa foto menggambarkan bagaimana wabah penyakit di masa itu begitu mematikan dan membuat hidup anak-anak ini berakhir sangat cepat. Mungkin bagi kita menyeramkan, namun inilah bukti bahwa anak-anak ini begitu dicintai keluarga mereka.
Selembar foto bisa menjadi sebuah kenang-kenangan manis bagi keluarga yang ditinggalkan.

Rabu, 08 Mei 2013

10 Patung aneh di Dunia

1. The Shark 


The Shark menjadi paling terkenal dari penduduk Headington ketika mendarat di atap rumah jalan 2 New High Street pada tanggal 9 Agustus 1986. rumah ini biasa-biasa saja (dibangun sebagai rumah semi-terpisah pada sekitar 1860 namun sekarang melekat oleh pranala ke rumah kedua di sebelah utara) tiba-tiba menjadi pusat perhatian dunia, dan tanpa kepala hiu masih tetap eksis hari ini.

2. BomJu Ku
http://www.didunia.net/

Terletak di Seoul, Korea, di depan Museum Bukcheon. Pematung adalah BomJu Ku. Lokasi: Seoul 

3. Magic kran

Magic kran, yang muncul melayang di langit dengan pasokan air tak ada habisnya. Pada kenyataannya, ada pipa tersembunyi dalam aliran air.
Lokasi: Aqualand, Cadiz, Spanyol
 

4. Charles La Trobe

http://www.didunia.net/

Representasi kontemporer Charles La Trobe di pusat kota Melbourne (sementara ini instalasi telah dihapus pada akhir Juni 2006 dan telah diakuisisi oleh La Trobe University).
Lokasi: Melbourne, Australia
 

5. Patung Di Santa Fe


Location: Santa Fe, New Mexico, the United States 

6. Ernst & Young
http://www.didunia.net/

Saya yakin kita semua merasa seperti ini pada Senin pagi. Ini yang saya sebut sejati kehidupan seni.
Lokasi: Di depan bangunan Ernst & Young, New York
 

7. Patung Badak Potsdam, Germany

 

8. Budapest

http://www.didunia.net/

Ditemukan di sebuah persegi di Budapest.Location: Budapest, Hungaria

9. Patung perunggu


Patung perunggu ini terletak di zona pejalan kaki di Bratislava. konon sebagian penduduk mempercayai jika menggosok hidung patung tersebut akan memiliki keberuntungan. Lokasi: Bratislava, Slovakia

10. Fremont Troll 


Fremont Troll terletak di bawah ujung utara jembatan Aurora sejak tahun 1990. patung ini di buat oleh empat seniman dari Seattle (Steve Badanes, Will Martin, Donna Walter dan Ross Whitehead) untuk Dewan Kesenian Fremont. tinggi Kepala-dan-bahu patung adalah 18-ft.Lokasi: jembatan Aurora , Seattle, Washington



Jumat, 01 Maret 2013

6 Metode Brutal Eksekusi Mati


Peradaban manusia, pernah memasuki masa kelamnya. Sekalipun itu mengatas namakan “hukum”, tapi praktik-praktik eksekusi di bawah ini, sungguh-sungguh tak berprikemanusiaan. Sebagian besar dilakukan ketika nalar manusia masih dilandasi pemikiran yang barbar dan primitif, dimana yang lemah menjadi korbannya. Berikut  5 metoda eksekusi brutal yang pernah dilakukan manusia:

1. Disembowelment
Disembowelment (pengeluaran isi perut) adalah dikeluarkannya beberapa atau semua organ saluran pencernaan satu persatu, biasanya dilakukan di seluruh daerah perut. Disembowelment pada masa pertengahan dulu juga telah digunakan sebagai metode penyiksaan dan eksekusi. Dalam praktik semacam itu, disembowelment dapat disertai oleh bentuk-bentuk lain penyiksaan, dan atau pemindahan organ tubuh vital lainnya. Praktik ini mirip dengan apa yang dilakukan terhadap Sir William Wallace seorang patriot pada abad ke-13 di Skotlandia. Kisah kepahlawanannya telah difilmkan dengan judul “The Braveheart” yang dibintangi aktor asal Australia Mel Gibson.




2. Ditembak Meriam
Metode eksekusi ini dialakukan dengan cara korban terikat ke mulut meriam dan kemudian meriam itu ditembakkan. Metode eksekusi ini digunakan oleh tentara Inggris selama pemberontakan India tahun 1857.


3. Banteng Sisilia
Atau banteng tembaga, atau juga banteng Sisilia, adalah penyiksaan dan perangkat eksekusi yang dirancang di Yunani kuno. Penemunya, Perillos pekerja logam dari Athena yang mengabdi pada Phalaris, penguasa tiran dari Akragas, Sisilia. “Banteng sisilia” adalah tempat mengeksekusi penjahat berbentuk patung banteng yang terbuat dari perunggu, memiliki rongga, dengan pintu engsel di satu sisi perutnya. Setelah si korban dimasukan ke dalam perut banteng, api kemudian dinyalakan di bawahnya, sampai patung berubah warna hingga menjadi kuning-panas dan menyebabkan orang didalamnya terpanggang sampai mati.



4. Direbus
Kematian dengan merebus adalah metode eksekusi dimana seseorang dibunuh dengan dicelupkan dalam cairan mendidih seperti air atau minyak. Meskipun bukan praktik umum eksekusi, tapi metoda ini telah digunakan di banyak bagian Eropa dan Asia.



5. Colombian Necktie
Colombian Necktie adalah metode eksekusi dimana tenggorokan korban disayat (dengan pisau atau benda tajam lainnya) dan lidah nya ditarik keluar melalui luka terbuka tersebut. Asal-usul metoda ini berawal dengan pecahnya La Violencia, perang sipil Kolombia yang dimulai pada tahun 1948 dengan pembunuhan pemimpin Jorge Eliecer Gaitan. Metode ini biasanya dipraktikan para gembong mafia sejak tahun 1950. Hal tersebut dimaksudkan sebagai metode perang psikologis, untuk menakut-nakuti dan mengintimidasi lawan-lawannya.

6. Sepatu Semen
Sepatu semen adalah istilah yang diadopsi oleh dunia kejahatan mafia Amerika untuk metode eksekusi dengan memberikan beban berat pada korban dan melemparkannya ke dalam air hingga tenggelam. Biasanya dilakukan dengan cara, menyemen sepatu/kaki korban kadang-kadang dengan medium ember kaleng hingga kotak. Ketika semen mengeras, korban dilemparkan ke dalam danau, sungai atau laut. Di Swedia pada tahun 1966, ditemukan mayat di Teluk Nybroviken, Stockholm pada posisi berdiri, sebagai korban dari praktik ini. (**)



 
back to top