Rabu, 01 Agustus 2012

Tutorial Instalasi Windows XP


Cara Install Windows XP | Untuk Pemula
Windows XP Merupakan Operating System (OS) yang sudah lama, meskipun pihak Microsoft sudah tidak lagi merekomendasikan windows XP, namun masih banyak yang masih eksist menggunakan windows XP sampai saat ini, karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP, juga masih digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya. Serta performanya yang ringan bila dibandingkan dengan Operating Sistem keluaran microsoft yang terbaru. Ini merupakan keunggulan dari windows XP.

Untuk melakukan instalasi Operating System windows xp memang diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya, karena proses instalasinya memerlukan waktu yang lumayan lama.

Pada windows XP, ada beberapa jenis yang diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.

Berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap untuk cara menginstal windows xp :

1. Siapkan CD WINDOWS XP
2. Harus ada CD DRIVER Hardwarenya.
3. Setting BIOS agar prioritas bootingnya dimulai dari CD/DVD-ROM, caranya:
  • Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
  • Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
  • Ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis
* Menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/- atau juga F5/F6.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,
  • Setelah bios sudah di setting untuk CD/DVD sebagai  First boot priority, kemudian pilih menu Save and Exit. maka akan otomatis restart dengan sendirinya.
4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "Press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini :


5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini :


6. lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini :

7. Tekan "ENTER" untuk menginstal Windows XP, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini :


8. Tekan "F8" untuk menyetujui, kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini :

9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika buat dulu partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini :


10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh :

Misalkan kapasitas hardisk anda 250 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 100000, jangan anda ketik 100, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? Bahwa ==>> 1GB = 1000 MB, maka 250GB = 250000.

11. Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :


12. Kemudian pilih "Format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar seperti gambar di bawah ini :


13. Kemudian pilih lagi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aja, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??

Setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisi C: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini :

14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini :


15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"


16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini :


17. selanjutnya proses instalasi windows di mulai, akan muncul layar seperti gambar di bawah ini :


18. selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi juga bisa, tapi jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini :


 19. Langsung klik "NEXT" lalu mucul lagi layar seperti gambar di bawah ini :


20. Isi nama dan organisasinya, terserah kamu saja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini :


21. Masukan serial numbernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next" selanjutnya akan muncul layar administrator, isi dengan nama komputer anda. kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini :

22. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next", setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini :


23. Silahkan Menunggu lumayan lama, sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini :


24. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain, seperti gambar di bawah ini :


jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"

25. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK"


26. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK"


27. Proses instalasi hampir selesai, selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini :


28. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next"

 29. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"



30. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next" 


31. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"

32. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"

33. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....

35. Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini :


36. Kemudian tinggal menginstal CD Driver Hardwarenya, dan perangkat pendukung lainnya.

Selesai sudah tutorial  ini, Berikut adalah Tutorial/Cara Instalasi Windows XP. semoga dapat bermanfaat buat anda semuanya. Untuk Trik Windows yang lainnya kita tunggu untuk postingan selanjutnya.




Makna Ramadhan


Bulan Ramadhan selain bulan yang penuh berkah sebenarnya mempunyai beberapa nama julukan. Nama-nama itu merefleksikan makna keberkahan Ramadhan yang dapat diraih bagi yang menjalaninya dengan benar. Tulisan ini sebenarnya ulasan dari suatu artikel yang saya baca setahun yang lalu di beberapa situs Internet yang menjelaskan nama-nama lain bulan Ramadhan. Tapi, meskipun informasinya sudah beredar lama di masyarakat, tidak ada salahnya juga kan kalau kita mengingat kembali makna dan hikmah nama-nama bulan Ramadhan yang dikenal Umat Islam.




Bagi Umat Islam, pengidentifikasian nama-nama bulan Ramadhan dengan berbagai sinonimnya sebenarnya mengandung maksud. Nama-nama itu diungkapkan dengan singkat dan tepat sebagai “pengingat cepat atau penggugah” dan “keywords” tentang apa yang sebaiknya dilakukan di bulan tersebut. Selain itu, nama-nama bulan Ramadhan juga menyatakan berkah dan maghfirah yang dapat diraih pada kondisi dan suasana paling baik selama satu tahun ke belakang dan ke depan (Ramadhan tahun depan seandainya masih bisa diberi 
umur).

Demikian banyaknya keutamaan dan peluang untuk berubah di hadapan Allah SWT di bulan Ramadhan ini hingga bulan Ramadhan sering dikiaskan dengan perumpamaan Tamu Agung yang istimewa. Perumpamaan dan keistimewaan itu tidak saja menunjukkan kesakralannya dibandingkan dengan bulan lain. Namun, mengandung suatu pengertian yang lebih nyata pada aspek penting adanya peluang bagi pendidikan manusia secara lahir dan batin untuk meningkatkan kualitas ruhani maupun jasmaninya seoanjang hidupnya.

Karena itu, Bulan Ramadhan dapat disebut sebagai Syahrut Tarbiyah atau Bulan Pendidikan. Penekanan pada kata Pendidikan ini menjadi penting karena pada bulan ini kita dididik langsung oleh Allah SWT. Pendidikan itu meliputi aktivitas yang sebenarnya bersifat umum seperti makan pada waktunya sehingga kesehatan kita terjaga. Atau kita diajarkan oleh supaya bisa mengatur waktu dalam kehidupan kita. Kapan waktu makan, kapan waktu bekerja, kapan waktu istirahat dan kapan waktu ibadah. Jadi, pendidikan itu berhubungan langsung dengan penataan kembali kehidupan kita di segala bidang.


Menata kehidupan sesungguhnya bagian dari proses mawas diri atau introspeksi. Jadi, bulan Ramadhan sesungguhnya bulan terbaik sebagai masa mawas diri yang intensif. Proses mawas diri melibatkan evaluasi diri ke wilayah kedalaman jiwa untuk dinyatakan kembali dalam keseharian sebagai akhlak dan perilaku mulai yang membumi. Tentunya evaluasi ini didasarkan atas pengalaman hidup sebelumnya yaitu pengalaman atas semua peristiwa dan perilaku sebelas bulan sebelumnya sebagai ladang maghfirah yang sudah disemai dan ditanami pohon benih-benih perbuatan. Selain itu, evaluasi juga mencakup taksiran untuk kehidupan di masa depan, baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Pada masa Rasulullah peperangan fisik banyak terjadi pada bulan Ramadhan dan itu semua dimenangkan kaum muslimin. Peperangan fisik di masa Rasulullah adalah suatu keharusan yang tidak dapat ditolak karena situasi dan kondisi yang dihadapi saat itu. Namun, seperti diungkapkan dalam hadis Nabi seusai Perang Badar, yang paling berat adalah peperangan kita untuk berjihad melawan hawa nafsu sendiri. Karena itu bulan Ramadhan sering disebut sebagai Syahrul Jihad dengan fokus pada pengendalian hawa nafsu diri sendiri (yaitu Wa Nafsi, simak QS 91:7).

Jihad melawan nafsu adalah ungkapan untuk menyucikan dan memurnikan nafsu kita untuk kembali semurni-murninya, yaitu dalam keadaan fitri. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari firman Allah dalam QS 91:7-10 dan beberapa ayat lainnya yang berbunyi senada yaitu menyucikan jiwa. Menyucikan Jiwa adalah syarat yang mengiringi proses awal penerimaan wahyu yaitu IQRA (simak QS 96:1-5). Hal ini tentunya erat kaitannya dengan buah dari pendidikan jiwa secara intuitif maupun intelektual murni (atau intelek awal), dengan rasionalitas dan penyingkapan tabir-tabir gelap jiwa kita yang sejatinya “Ummi” dan “Fakir” di hadapan Allah, Rabbul ‘Aalamin (Pencipta, Pemelihara dan Pendidik semua makhlukNya).



Dari kedua pengertian nama bulan Ramadhan sebagai Bulan Pendidikan dan Bulan Jihad Melawan hawa nafsu tersebut, maka terungkaplah kemudian nama bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an. Al-Qur’an pertama sekali diturunkan di bulan Ramadhan dan pada bulan ini sebaiknya kita banyak membaca dan mengkaji kandungan Al-Qur’an sehingga kita faham dan mengerti perintah Allah yang terkandung di dalamnya. Karenanya, penamaan Syahrul Tarbiyah dan Syahrul Jihad sebenarnya berhubungan dengan suatu prakondisi sebelum Nabi Muhammad SAW menerima al-Qur’an sebagai Wahyu yang diwahyukan. Dalam konteks ini maka bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an sebenarnya merupakan peluang bagi semua Umat Islam yang bersyahadat dengan Nama Muhammad untuk mengkaji dan menggali nilai-nilai spiritual al-Qur’an untuk dinyatakan menjadi akhlak mulia alias akhlak Muhammad alias akhlak Qur’ani.

Pendek kata, Bulan Ramadhan sebenarnya merupakan napak tilas bagi semua Umat Islam untuk memakrifati perjanjiannya dengan Allah SWT (syahadatnya) sebagai manusia yang dilahirkan dan berkembang untuk menjalani hidup dengan kesadaran kudus. Napak tilas ini dilakukan lebih intim di Bulan Ramadhan dimana Umat Islam diharapkan dapat mengalami keadaan jasmani dan ruhani yang mirip dengan yang dialami Nabi Muhammad SAW ketika Al Qur’an turun ke Bumi. Inilah rahasianya kenapa di bulan ini ada yang disebut penyendirian total dengan I’tikaf di masjid pada 10 terakhir bulan Ramadhan dan ada malam Lailatul Qadar atau malam 1000 bulan. Karena itu, menurut saya, Ramadhan dapat disebut juga sebagai bulan napak tilas Nuzulul Qur’an dan Pemurnian Pengetahuan Tauhid dengan Aslim dan Islam yang lurus seperti halnya moyang Nabi Muhammad SAW dulu yaitu Ibrahim a.s yang memenggal kepala berhala yang dipuja kaumnya. Dari sini makna jihad melawan hawa nafsu pun dapat diungkapkan kembali sebagai jihad untuk memenggal kepala berhala-berhala hawa nafsu yang masih bercokol di dalam hati Umat Islam.

Selain prosesi yang bersifat keruhanian dengan pendidikan dan penerapan praktisnya, di bulan Ramadhan kita merasakan sekali suasana ukhuwah diantara kaum muslimin terjalin sangat erat dengan selalu berinteraksi di Masjid/Mushollah untuk melakkukan sholat berjama’ah. Dan diantara tetangga juga saling mengantarkan perbukaan sehingga antara kaum muslimin terasa sekali kebersamaan dan kesatuan kita. Syahrrul Ukhuwah adalah dimensi praktek yang dinyatakan bersamaan dengan pendidikan jasmani dan ruhani di bulan Ramadhan.

Seiring dengan semua itu, maka semakin jelaslah bahwa Bulan Ramadhan disebut juga sebagai Bulan Ibadah karena pada bulan ini kita banyak sekali melakukan ibadah-ibadah sunnah disamping ibadah wajib seperti sholat sunnat dhuha, rawatib dan tarawih ataupun qiyamullai serta tadarusan al-Ar’an. Bahkan dalam pengertian yang lebih luas, dimana semua makhluk diciptakan Allah sebagai hambaNya, maka semua aktivitas jasmani dan ruhani kita di Bulan Ramadhan dilatih untuk selalu menyatakan kebiasaan-kebiasaan luhur bahwa semua aktivitas kehidupan kita sejatinya adalah ibadah kepadaNya. Inilah dimensi makrifat Ramadhan ketika Umat Islam memasuki ketakwaan sesungguhnya sebagai tujuan dari diwajibkannya puasa (QS 2:183).

Untuk menjadi manusia takwa, peningkatan kualitas kemanusiaan terjadi di wilayah lahir maupun batin. Artinya dengan pemaknaan, pemahaman, ilmu dan tindakan yang seimbang dengan Kehendak Allah. Dengan hati, akal, dan perbuatan seluruh bagian tubuh manusia. Puasa Umat Islam di Bulan Ramadhan, akhirnya memang bukan sekedar menahan lapar dan haus secara harfiah. Namun, meliputi seluruh kenyataan diri kita sebagai makhluk yang berjasad, berjiwa, dan diberi amanat Ilahi untuk mengungkapkan jati diri kekhalifahanNya (kemampuannya untuk menerima amanat Pengetahuan Tauhid).

Karenanya, tolok ukur keberhasilan seseorang menjalankan puasa Ramadhan sebagai manusia yang takwa justru akan terlihat bukan hanya saat puasa dilaksanakan semata. Hasil puasa Ramadhan yang optimal dengan kiasan 1000 bulan, justru harus lebih banyak mempengaruhi perilaku manusia di waktu sesudah puasa, yaitu 11 bulan ke depan sampai kematian tiba. Penekanan dengan sisipan “harus” ini untuk mengingatkan kita supaya jangan menjadi bodoh dan lalai kembali seolah-olah Umat Islam hanya menjadi umat yang baik di bulan Ramadhan dan menjelang Iedul Fitri saja. Suasana Ramadhan harus dapat disebarkan kedalam rentang waktu 11 bulan kedepan setelah Ramadhan dan Iedul Fitri. Itulah sebenarnya Ladang Maghfirah yang harus mulai kembali diolah terus menerus untuk ditanami dengan amaliah kehidupan untuk menghasilkan buah-buah kehidupan yang paripurna.

Ladang Maghfirah adalah modal sekaligus peluang bagi manusia untuk kembali sadar dan berjalan di jalan Shirathaal Mustaqiim dan sampai dengan selamat di hadirat Allah SWT. Peluang ini berlaku bagi semua umat Islam yang dewasa dan bertanggung jawab, yang jiwanya selama menjalani kehidupan telah terkontaminasi oleh berbagai perbuatan yang tidak patut dalam ukuran norma Iman dan Islam. Tidak ada batasan ketika peluang itu dinyatakan saat Ramadhan yaitu bagi semua perbuatan yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak. Karena itu, di bulan Ramadhan yang diwajibkan untuk berpuasa dengan tujuan menjadi takwa, maka jiwa Umat Islam sesungguhnya “dapat” diperhalus kembali ke posisi fitri untuk melangkah kembali ke masa depan dan menjalani kehidupan dengan cerapan makna yang semakin meningkatkan kualitas kemanusiaannya (yaitu sebagai manusia takwa).


Ramadhan, kembali dan selalu akan kembali selama kita masih hidup. Dan selama kita hidup pula, Allah SWT selalu menyediakan waktu ampunan bagi semua manusia, khususnya Umat Islam, untuk berdekat-dekatan dengan keintiman khusus yang disebut Bulan Ramadhan. Jadi, luruskanlah niat untuk beribadah Ramadhan dengan totalitas kehambaan di hadapanNya, tertunduk dan berserah diri padaNya dengan jujur guna meraih ketakwaan sesungguhnya.


Sumber

Cinta Sejati Itu ...



Bagi yang merasa berkepentingan, silahkan baca^^
Kalau ndag ya sudah.... wkwkwkwkwkwk




Mau atau Gak mau, silahkan baca bro, sista^^


1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, … nafsu mudah luntur …
cinta menghargai … nafsu memanfaatkan …
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.






2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.


3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…


4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.








Pada dasarnya ada tiga perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang seringkali disebut “Cinta”.


1. “aku mencintaimu jika…”
Cinta bersyarat, ‘cinta jika’, ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi, contoh aku mencintaimu jika kau mau berhubungan seks denganku sekali saja… ‘cinta jika’ selalu mengikat. Selama syarat terpenuhi, hubungan itu baik-baik saja. Namun saat persyaratan itu tak terpenuhi, cinta itu pun pupus. Banyak perkimpoian kandas karena dibangun berdasarkan ‘cinta jika’. ‘Cinta jika’ bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki bukan didasarkan pada cinta sejati.


2. “aku mencintaimu karena…”
Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan orang itu. Contoh, aku mencintaimu karena kamu cantik, baik, dsb. Kedengerannya cinta karena cukup bagus hampir semua orang suka dicintai krn pribadi mereka atau apa yg mereka lakukan. ‘Cinta karena’ bukanlah cinta sejati. Kamu mungkin merasa tertarik kepada seseorang karena kepribadiannya, kedudukannya, kecerdasannya, keterampilannya, dsb. Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan bertahan lama.


3. Cinta titik
Jenis cinta ketiga adalah cinta tanpa syarat. Jenis ini mengatakan aku mencintaimu meski kau akan mengalami banyak perubahan. Tak ada sesuatupun yang dapat kau buat untuk memadamkan cintaku. ‘Cinta titik’ bukan cinta buta. Cinta jenis ini dapat dan benar-benar mengenal secara mendalam orang yang dicintainya. Cinta ini menyadari kemungkinan terjadinya kegagalan, kekurangan dan kesalahan orang itu. Tak ada cara untuk mengusahakan cinta jenis ini, tapi sebaliknya kau juga tidak dapat kehilangan cinta yg seperti ini. ‘Cinta titik’ berbeda dari ‘cinta jika’ karena cinta ini tidak perlu memenuhi syarat tertentu sebelum diberikan. Juga berbeda dengan ‘cinta karena’ sebab tidak ditentukan oleh menarik tidaknya si dia atau nilai-nilai yang disukai oleh pihak lain.
Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, ‘cinta jika’, dan ‘cinta karena’ sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta sejati suka memberi kepada orang lain.




Sumber

Islam di Spanyol


Spanyol. Negara Sepakbola yang liganya banyak digemari, bahkan termasuk salah satu negara-negara Eropa penghasil bintang sepak bola. Namun tak disangka, dulunya spanyol termasuk wilayah Islam. Bahkan dulunya pernah menjadi pusat peradaban ilmu pengetahuan dan kebudayaan duniaMasuknya islam di spanyol, pada zaman khalifah Al-Walid (705-715 M), khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus.


Dalam proses penaklukan Spanyol ini terdapat tiga pahlawan Islam yang dapat dikatakan paling berjasa yaitu Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad, dan Musa ibn Nushair.Tharif ibn Malik merupakan panglima muslim yang merintis dan sebagai penyelidik penaklukan wilayah spanyol, ia menyeberangi selat yang berada di antara Maroko dan benua Eropa. Dalam penyerbuan itu Tharif tidak mendapat perlawanan yang berarti.Tariq bin Ziyad lebih banyak dikenal sebagai penakluk Spanyol karena pasukannya lebih besar dan hasilnya lebih nyata. Pasukan ini kemudian menyeberangi selat di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad, menguasai gunung Gibraltar (Jabal Tariq), kemudian di daerah ini membuat pertahanan serta tempat menyiapkan pasukan untuk memulai penaklukan.





Dalam pertempuran yang dikenal dengan Pertempuran Guadalete, Raja Roderic dapat dikalahkan. Dari situ Thariq bin Ziyad dan pasukannya terus menaklukkan kota-kota penting, seperti Cordova, Granada dan Toledo (ibu kota Visigoth saat itu).Sedangkan Musa bin Nushair membantu Tariq bin Ziyad dengan suatu pasukan yang besar, menaklukkan Sidonia, Karmona, Seville, dan Merida serta mengalahkan penguasa kerajaan Goth lainnya, Theodomir di Orihuela. Kemudian bergabung dengan Tariq bin Ziyad di Toledo. Keduanya berhasil menguasai seluruh kota penting di Spanyol, termasuk bagian utaranya, mulai dari Saragosa sampai Navarre.Kemenangan yang telah dicapai di Spanyol mengukir sejarah baru Islam di Eropa, Karena Spanyol merupakan pintu gerbang masuk ke Eropa. Untuk selanjutnya dapat menyampaikan dakwah Islamiyah keseluruh benua Eropa dengan mudah.



Penaklukan yang dilakukan oleh Thariq Ibnu ziyad inilah merupakan asal-usul Islam di Spanyol.Gelombang kedua terbesar dari penyerbuan kaum Muslimin, dimulai pada permulaan abad ke-8 M, menjangkau seluruh Spanyol dan melebar jauh menjangkau Perancis Tengah dan bagian-bagian penting dari Italia. Kemenangan-kemenangan yang dicapai umat Islam nampak begitu mudah. Pada masa penaklukan Spanyol oleh orang-orang Islam, kondisi sosial, politik, dan ekonomi negeri ini berada dalam keadaan menyedihkan. Secara politik, wilayah Spanyol terkoyak-koyak dan terbagi-bagi ke dalam beberapa negeri kecil.Setelah spanyol dikuasai islam, ternyata perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan sangat berkembang dengan pesat. Islam di Spanyol telah mencatat satu lembaran budaya yang sangat brilian dalam bentangan sejarah Islam. Ia berperan sebagai jembatan penyeberangan yang dilalui ilmu pengetahuan Yunani-Arab ke Eropa pada abad ke-12. Bahkan boleh dikatakan seluruh perkembangan ilmu pengetahuan di masyarakat intelek Islam Spanyol mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan di dunia barat, terutama setelah memasuki abad pertengahan.

Bagian akhir abad ke-12 M menjadi saksi munculnya seorang pengikut Aristoteles yang terbesar di gelanggang filsafat dalam Islam, yaitu Rusyd dari Cordova. Pada abad ke 12 diterjemahkan buku Al-Qanun karya Ibnu Sina (Avicenne) mengenai kedokteran. Diahir abad ke-13 diterjemahkan pula buku Al-Hawi karya Razi yang lebih luas dan lebih tebal dari Al-Qanun.Abbas ibn Fama termasyhur dalam ilmu kimia dan astronomi. Ia orang yang pertama kali menemukan pembuatan kaca dari batu. Ibrahim ibn Yahya al-Naqqash terkenal dalam ilmu astronomi. Ia dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan menentukan berapa lamanya. Ia juga berhasil membuat teropong modern yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang-bintang. Ahad ibn Ibas dari Cordova adalah ahli dalam bidang obat-obatan.

Umi al-Hasan bint Abi Ja’far dan saudara perempuan al-Hafidzh adalah dua orang ahli kedokteran dari kalangan wanita.Tahap selanjutnya, adalah tahap-tahap kecurigaan ketakutan yang luar biasa dan secara diam-diam kecemburuan dan kekaguman terhadap Islam, masyarakat Eropa akhirnya berhasil mentransfer metodologi ilmiah intelek masyarakat Islam. Ironisnya masyarakat Islam justru terpuruk dalam fase Jumud: fase kemunduran. Metode eksperimen, eksplorasi, opservasi, yang pada awalnya dipakai setiap kajian ilmiah, berubah menjadi metode pengulangan pendapat para guru, yang belakangan diketahui bahwa metode tersebut dipakai oleh sedikit masyarakat terpelajar abad pertengahan di Eropa sebelum datangnya Islam.

Dari sini kemunduran dan kehancuran Islam di Spanyol dimulai. konflik Islam dengan Kristen, tidak adanya Ideologi pemersatu, kesulitan ekonomi, tidak jelasnya sistem peralihan kekuasaan keterpencilan. Terjadi beberapa peristiwa dan pemberontakan dan keharusan yang dilakukan oleh golongan-golongan tertentu yang merasa tidak puas, tidak senang, dan cemburu terhadap khalifah yang berkuasa.Orang-orang Kristen rupanya tahu tentang keadaan umat Islam yang sudah oyong itu. Oleh karena itu, pangeran-pangeran Kristen di Utara memperkuat posisi mereka untuk memerangi kaum Muslimin yang telah berpecah belah.

Orang-orang Kristen yang semula pada abad ke-10 membayar upeti kepada orang Islam, tetapi menjelang pertengahan abad ke-II mereka dengan leluasa menuntut pembayaran upeti dari beberapa penguasa kecil Islam.Bersatunya dua kerajaan Kristen, Lean dan Castille pada tahun 1230 M, telah meningkatkan usaha perebutan kekuasaan terhadap kekuasaan Islam di Spanyol semakin efektif. Tahun 1236 M. Cordova dapat direbut, dan tahun 1248 M. Seville jatuh pula ke tangan orang-orang Kristen. Pada waktu yang bersamaan tentara Castille semakin kuat, dan satu persatu kota-kota kekuasaan Islam dapat dikuasainya. Kota Malaga pun jatuh satu tahun kemudian.Sampai pada akhirnya Islam terusir dari negeri Spanyol dengan meninggalkan sisa-sisa ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang berpengaruh pada peradaban barat

Sumber

Larangan Menyingkat Salam !!!



1. Makna salam "Ass" menurut Islam
Ucapkanlah salam dengan benar
Mungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan “salam” yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi “cacian” dan kata “jorok”. Lho bagaimana bisa?
Ucapan ”Assalamu’alaikum”, السلام عليكم, merupakan anjuran agama,dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo’akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam diantara kalian.” [HR Muslim dari Abi Hurairah]

Saya seringkali menerima sms atau e-mail dari beberapa kawan dan juga beberapa ustadz yang mengawali salamnya dengan singkatan.Singkatannya pun macam-macam.Ada yang singkat seperti “Asw”atau “Aslm“. Ada yang sedikit lebih panjang seperti“Ass Wr Wb” atau “Aslmwrwb. Namun yang seringsaya dapatkan, adalah singkatan “Ass“. Singkatan terakhir inipaling umum dan paling sering digunakan. Bagi saya, ini adalah singkatanyang tidak enak untuk dibaca, terlebih kalau mengerti artinya. Marilah kita simak singkatan ini. Dalam kamus linguistik yang saya punya, arti dari kata Ass yang berasal dari bahasa Inggris.
itu adalah sebagai berikut;

“Ass” berarti:
1. kb.(animal) yang artinya keledai.
2. orang yang bodoh. Don’t be a silly (Janganlah sebodoh itu).
3. Vlug(pantat).

Padahal seperti kita ketahui ucapan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah sebuah ucapan salam sekaligus doa yang kita tujukan kepada orang lain. Ucapan salam dalam Islam sesungguhnya merupakan do’a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Maka, apabila kita mengucap salam dengan hanya menuliskan “Ass“, secara tidak sadar mungkin kita malah mendoakan hal yang buruk terhadap saudara kita.

Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, penulis menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah “met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu’alaikum menjadi “Ass” (pantat). Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan.Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor. Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan. Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor. Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu’alaikum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi “Ass”(pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa jalanan orang Jakarta, yang artinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) “Pantat Lu!”

Singkatan ala Rasulullah

Meski nampak sederhana, ucapan salam sudah diatur oleh agama kita (Islam). Ucapan Assalamu alaikum السلام عليكم dalam Bahasa Arab, digunakan oleh kaum Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, intinya untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Mengucapkan salam, hukumnya adalah sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Itulah agama kita. Sebelum Islam datang, orang Arab terbiasa menggunakan ungkapan-ungkapan salam yang lain,seperti Hayakallah. Artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup. Namun ketika Islam datang, ucapan itu diganti menjadi Assalamu‘alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa. Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan, bahwa salamadalah salah satu ciri-ciri Allah SWT dan berarti “Semoga Allah menjadiPelindungmu”. Dari AbuHurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda, “Kamu tidak akan masuk surgahingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karenaAllah). Apakah kamu maujika aku tunjukkan pada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antarakamu!” (HR. Muslim)

Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam.”(Musnad Ahmad, AbuDawud, dan At Tirmidzi)


Abdullahbin Mas’ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam.Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam.” (Musnad Al Bazar, Al Mu’jam Al Kabir oleh At Tabrani) Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam.” Allah SWT berfirman didalamAl-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 86. Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik. Bedanya agama kita dengan agama lain, setiap Muslim ketika mengucapkan salam kepada saudaranya, dia akan diganjar dengan kebaikan (pahala). Dalam kaidah singkat menyingkat pun sudah diatur oleh Allah dan diajarkan kepada Rasulullah. Dalam suatu pertemuan bersama Rasulullah SAW, seorang sahabat datangdan melewati beliau sambil mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum”. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Orang ini mendapat 10 pahala kebaikan,” ujarbeliau.Tak lamakemudian datang lagi sahabat lain. Ia pun mengucapkan, “Assalamu‘alaikumWarahmatullah.” Kata Rasulullah SAW, “Orang ini mendapat 20 pahalakebaikan.” Kemudian lewat lagi seorang sahabat lain sambil mengucapkan,“Assalamu ‘alaikum warahmatullah wa baraokatuh.” Rasulullah pun bersabda,“Ia mendapat 30 pahala kebaikan.” [HR. Ibnu Hibban dari AbiHurairah].

Nah daritiga singkatan itu silahkan Anda pilih yang mana yang Anda inginkan tanpa harus menyingkatnya sendiri yang justru bisa menghilangkan nilai pahalanya. Tentu saja, jangan Anda lupakan, tiga singkatan itu sudah rumus dari Nabi yang dipilihkan untuk kita. Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu’alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf 'L' nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu’alaikum. Bisa berarti salam kematian. Ingat bahasa asing itu beda penulisan/pengucapan beda arti.

2. Dilarang menjawab salam dari seorang Kafir(Non-Is)

Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan “Assaamu‘alaika ya Muhammad” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).

Dan kata "assaamu" ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari “Assalaamu‘alaikum“. Maka nabi berkata, “Kalau orang kafir mengatakan padamu ASSAMUA'ALIKUM, maka jawablah dengan WA'ALAIKUM (Dan semoga atas kalianpula).” [HR. Bukhari]

Tulisan ini, mungkin nampak sederhana. Meski sederhana, dampaknya cukup besar. Boleh jadi, kita belum pernah membayangkannya selama ini.Nah, setelah ini, sebaiknya alangkah lebih baik jika memulai kembali menyempurnakan salam kepada saudara kita. Tapi andai kata memang kondisi tak memungkinkan, sebaiknya, pilihlah singkatan yang sudah dipilihkan Nabi kita Muhammad SAW tadi. Mungkin Anda agak capek sedikit tidak apa-apa, sementara sedikit capek, 30 pahala kebaikan telah kita kantongi.



Kendari Undercover





Artikel ini saya ambil dari catatan kenalan yang sempat berkunjung selama seminggu di Kendari ini
Berikut ini isinya :


DARI sedikit kota-kota yang pernah saya jelajahi, barangkali hanya di Kota Kendari dan Ternate, yang menyajikan karaoke di dalam tenda seperti pedagang kaki lima. Jika berkunjung ke Ternate, maka pemandangan karaoke tenda itu bisa kita temukan di Jalan Boulevard, maka di Kendari, bisa ditemukan di Kendari Beach, depan hotel yang konon katanya pernah dimiliki oleh pengusaha Tomy Winata. Dari segi jumlah, karaoke tenda di Kendari masih jauh lebih banyak dibanding yang ada di Ternate.


Di Jakarta, Makassar, dan beberapa kota besar lainnya, karaoke adalah aktivitas yang dilakukan dalam gedung yang eksklusif dan dikelola sebagai bisnis hiburan yang cukup menguntungkan. Namanya juga keren-keren, misalnya Rumah Bernyanyi, Happy Puff, Naff, atau nama lain yang menghindarkan kesan negatif. Segmentasi rumah karaoke seperti ini adalah semua anggota keluarga, mulai dari ayah, ibu hingga anak-anak. Jika berkunjung ke rumah karaoke seperti ini, kita bisa menemukan berbagai lapisan usia di situ.
Namun di Kendari, jangan berharap akan menemukan karaoke seperti itu. Di sini, karaoke identik dengan sebuah rumah atau gedung yang di dalamnya ada kamar yang remang-remang, kemudian ada televisi yang menayangkan video klip dan ada seseorang yang bernyanyi, walau dengan suara yang fals dan asal-asalan. Karaoke juga identik dengan minuman bir, pekatnya asap rokok, serta musik yang berdentam-dentam. Di sini juga ada cewek dengan celana pendek atau rok mini –yang menampakkan kakinya yang putih seksi dan setiap saat bisa dijamah. Tahu sendirilah, cewek Kendari tersohor cantik-cantik dan berkulit bersih.
Biasanya, tempat karaoke seperti yang saya gambarkan di atas, tarifnya agak mahal. Kita mesti mengeluarkan uang sebesar Rp 45.000 untuk sebotol bir, Rp 50.000 untuk tarif cewek yang menemani. Itu belum termasuk tip yang kita berikan. Menurut seorang kawan yang saban malam ke tempat karaoke, ia bisa habiskan uang sampai Rp 500.000 dalam semalam. “Kalau saya sih, cuma minum sebotol bir udah mau mabuk. Tapi cewek yang saya temani, minumnya kayak minum air. Dalam sejam bisa habis empat botol bir,“ kata teman itu dengan bersungut-sungut. Berapapun yang diminum si cewek, semuanya harus anda bayar.
Nah, mahalnya tarif memasuki tempat karaoke, menimbulkan inspirasi untuk lahirnya karaoke tenda. Tarifnya tidak semahal memasuki kafe karaoke, namun soal rasa, tentunya sama saja. Tempatnya tidak keren sebab hanya sepetak dan berdekatan dengan penjual makanan. Namanya juga kaki lima, anda mesti setiap saat waspada, kalau-kalau ada kolega atau keluarga yang menyaksikan anda di situ. Sebab pembatasnya hanya berupa kain bekas spanduk yang hanya selebar satu meter. Kalau anda duduk di situ, kaki anda akan nampak dari luar.




Saat berkunjung ke Kendari, saya melihat di depan karaoke tenda itu, menunggu beberapa orang cewek dengan riasan yang agak menor dengan pakaian yang menampakkan keseksiannya. Saat melongkok ke karaoke itu, seorang cewek agak lama memperhatikan saya, kemudian datang. Fisiknya mengingatkan saya pada artis Sandra Dewi. Tinggi, putih, hidung mancung, dan mata sipit. Celananya super pendek hingga paha putihnya menyembul. Saya menahan napas.
“Hallo,” sapanya.
“Hallo juga,”
“Ingin masuk ke dalam dan mencoba barang satu atau dua lagu?” tanyanya lagi.
“Tidak. Saya cuma mau lihat-lihat saja,“
“Punya rokok?”
“Kebetulan, saya ada satu bungkus,”
Saya lalu mengeluarkan rokok Sampoerna Mild, kemudian menyodorkannya. Ia mengambil tiga batang. Dua batang rokok dimasukkan dalam tasnya, sedang satu lagi langsung dibakarnya di situ. Ia menghembuskan asapnya langsung ke wajah saya. Saya agak terbatuk. Ia lalu tersenyum. Manis sekali.
Saya memandang ke sekeliling. Saya melihat karaoke tenda ini agak ramai juga dengan pengunjung. Dugaan saya, mereka sudah punya pelanggan tetap yakni mereka yang mencari hiburan yang murah-meriah. Di depan karaoke tenda itu, berjajar begitu banyak motor dari para pria yang mencari hiburan di situ. Di satu sudut yang agak remang-remang, dua orang sedang duduk berdempetan dan berpelukan. Mereka berciuman, dan tak peduli dengan pandangan saya yang tak lepas dari adegan itu.
“Sudah lama kerja di sini?” tanyaku
“Sekitar tiga bulan,” jawabnya dengan logat Kendari yang khas.
“Senang yaa?“
“Siapa sih yang senang kerja di tempat seperti ini,“
“Tapi kan penghasilannya lumayan,“ jawabku sok tahu.
“Ah siapa bilang. Di sini penghasilannya tidak tentu. Tergantung kalau lagi banyak pria yang mau booking. Kalau hanya dari karaoke, tidak seberapa,“ katanya.
“Mbak cantik. Pasti banyak yang mau,“ kataku
“Tidak juga kok. Buktinya, malam ini saya nganggur. Padahal, tarif saya tidak seberapa mahal.,“
“Kalau saya booking mbak, bayar berapa?“
“Yah, sesuai standar booking cewek di Kendari,”
“Berapa?”
“Standarnya Rp 400 ribu untuk short time,” katanya sambil menghembuskan asap rokok ke wajahku.
What?!! Rp 400 ribu untuk short time. Itu jauh kebih tinggi dari kerjaan saya sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Enak betul dia sebab kerjanya hanya ngangkang dan setelah itu terima uang. Sementara saya harus ‘menjilat’, memanipulasi laporan keuangan, dan menyetor ke atasan. Saya termangu. Nampaknya ia paham kegalauan ini. Ia menatapku lurus, lalu menunduk, dan menyisir rambutnya dengan tangan. Saya bisa melihat leher yang jenjang dan agak putih itu dengan sedikit keringat di pori-pori kulitnya. Wajahnya benar-benar manis. Saya bimbang. Uang di kantong saya sebanyak Rp 1 juta. Apakah saya harus mem-bookingnya semalam? Tiba-tiba, ia menyilangkan kakinya. Paha putihnya nampak anggun.Duh.. kok begitu sulit saya menelan ludah ini?


Silahkan anda tanggapi sendiri.....






Sumber

Masyarakat Kita Tidak KONSISTEN !!!

Betul tidak ,apa yang saya katakan ?
Apakah engkau marah ? Apakah engkau tersinggung ?
Syukurlah…. Saya memang berharap supaya engkau marah dan tersinggung jika saya katakan demikian. Namun jika engkau tak merasakan apapun, bahkan malah cengingas cengingis, maka memang benarlah kenyataan yang saya ungkapkan diatas. Kita ini memang
benar-benar bangsa yang tidak menghargai komitmen.



Inspirasi menulis ini terbetik ketika pada suatu hari, saat saya sedang (dengan sabarnya) menunggu lampu merah yang beranjak hijau, tiba-tiba sebuah motor di belakang saya berlalu begitu saja tanpa mengindahkan sedikit pun arti dan fungsi dari lampu merah. Mirisnya, pengendara motor seperti itu tak hanya satu. Melainkan banyak, dan seringkali saya jumpai. Sampai-sampai adakalanya saya jadi skeptis dan apriori sendiri; apakah karena disini kota kecil, jalanan sepi pula, sehingga pengguna jalan berlaku seenak perutnya sendiri. Jika saya lihat dan perbandingkan, di kota besar jarang terjadi hal-hal demikian, karena pelanggaran seperti itu dapat berakibat fatal, — pun keberadaan polisi lebih banyak. Atau… apakah karena daya pikir dan kualitas manusianya yang masih rendah, sehingga arti dan fungsi lampu lalu lintas saja tidak paham…? Jadi tak salah dong, kalau orang kota lebih pintar dari orang desa… Maaf, jika saya sempat berpikir demikian…


Untuk urusan sekecil ini saja kita tak pernah becus mentaati, menjalankan, dan meneladaninya. Bagaimana mungkin menuntut untuk menjadi bangsa yang besar ? Bangsa yang bermartabat pula… Ah, itu hanya omong besar belaka. Nyatanya, martabat kita masih benar-benar rendah. Jangan membual dan ber-omong besar tentang martabat bangsa, sementara kau tidak paham betul apa arti martabat.
Sesungguhnya aturan pun adalah suatu bentuk komitmen. Dalam menjalankan segala segi kehidupan, kita harus memerlukan komitmen. Alasannya, karena kita tidak tinggal dan hidup sendirian di bumi ini. Masih ada manusia lain, mahluk lain, bahkan alam dan beserta isinya pun merupakan bagian-bagian dimana kita perlu saling menjalin komitmen. Tujuan komitmen selalu baik – jika itu dilandasi dari hati nurani; yakni untuk menciptakan sebuah keadaan yang aman, adil, tentram, sentausa, dan bahagia.
Namun diantara bagian-bagian yang merupakan faktor luar tersebut, sesungguhnya yang justru paling penting, sekaligus menjadi dasar dari segala komitmen adalah berkomitmen pada diri sendiri. Andai saja komitmen adalah sebuah janji, maka penuhilah janji tersebut. Andaikan komitmen adalah sebuah ikatan, maka hargailah ikatan tersebut. Seharusnya demikian, bukan ? Engkau pasti sudah hapal dan dapat menjelaskan dengan lancar, bagaimana jika komitmen tersebut dilanggar atau diabaikan.


Sekedar berfilosofi dan beretorika memang jauh lebih mudah dilakukan. Namun sejauh ini, praktek menjalankan komitmen, terutama bagi bangsa kita hanyalah sebuah nol besar belaka. Jangan dulu protes, bahwa engkau tidak termasuk diantaranya. Saya hanya sekedar menggunakan random sampel mayor – dan dalam menarik kesimpulan, minoritas tak pernah dihitung.
Andaikan memang benar bangsa kita menghargai komitmen, maka korupsi tidak akan pernah ada. Saya selalu merasa muak melihat para tikus negara itu. Jika kita memang benar-benar menghargai komitmen, seharusnya kita akan selalu ingat dengan sumpah jabatan yang pernah terucap saat diamanahi sebuah posisi dalam struktur. Namun nyatanya, kini sumpah jabatan hanya sekedar ritual tiada arti. Sebuah simbolisme yang kata per katanya wajib dihapal supaya kelihatan gagah dan mengesankan. Nah, masih ingatkah engkau dengan sumpah jabatan yang pernah engkau ucapkan dulu ? Benarkah sumpah tersebut terpatri kuat dalam jiwa dan ingatanmu ? Tak perlu banyak membantah jika ternyata kau telah melakukan satu – dua kali kesalahan dan mengabaikan sumpah jabatan (omong kosong) itu.
Berapa banyak aturan-aturan yang sudah jelas wujud dan keberadaannya, namun telah kita langgar tanpa ada rasa bersalah sedikitpun ? Ada yang berdalih, semakin dilarang semakin menerjang. Yeah… itulah dalih manusia-manusia (tamak dan jauh dari rasa syukur). Wong yang sudah jelas saja tidak diindahkan, apalagi yang tidak jelas alias tidak tertulis, alias tak memiliki sanksi langsung… Padahal banyak pula aturan-aturan yang juga merupakan komitmen, meski ini adalah semacam kebijaksanaan diri. Misalnya, komitmen kita pada alam sekitar. Apa yang kita ketahui dari sebab akibat yang ditimbulkan oleh perusakan alam ? Kita bahkan dapat menyebutkannya dengan detil dan begitu mengesankan. Namun mengapa masih terjadi banjir, kebakaran hutan, tanah longsor, dan sebagainya ? Jika kita tak berulah, maka alam pun masih menghormati kita. Saat ini, kita pun bahkan sudah tak memiliki arti terhadap alam. Seolah-olah alam telah meludahi dan menyepelekan kita. Ah, betapa sombong dan angkuhnya manusia, padahal kemampuannya ternyata sama sekali tak seberapa… ‘Digoyang’ sedikit saja, lagu-lagu Ebiet G Ade sudah berdengung dimana-mana.


Jika kita memang bagian bangsa yang menghargai komitmen, maka tidak akan ada kasus perceraian, perselingkuhan, apalagi mempermalukan diri sendiri dengan mempertontonkan aurat dan aib sendiri. Siaran infotainmen pasti akan menjadi membosankan. Lupakah mereka pada janji setia sehidup semati yang diucapkan saat menggiring cincin di jari manis ? Mereka telah benar-benar amnesia.


Jangankan berpikir tentang memenuhi komitmen dengan pihak-pihak lain, maka kita pun tak akan pernah dapat memenuhi komitmen dengan Tuhan. Padahal Tuhan lebih menyukai komitmen. Eksistensi perintah, larangan, dan janji surga adalah wujud komitmen Tuhan dengan manusia. Namun manusia lah yang tidak menyukai komitmen. Lebih senang hidup seenak perut sendiri. Enggan dengan tanggung jawab dan konsekuensi, tapi maunya terus-menerus diguyur kompensasi. Mereka yang tak menyukai komitmen adalah mereka yang senyatanya ingin hidup sebagai parasit yang menghisap keuntungan dan kesenangan pribadi tanpa pernah memikirkan inang. Mereka yang tak menyukai komitmen adalah mereka yang (seharusnya) tak berhak hidup dengan mencecap rahmat. Well… hidup ini tidak sebebas yang kau kira, kawan… Semuanya memiliki interaksi. Saling mengawasi. dan kita pun selalu diawasi.


Kita memang bangsa yang tak punya malu sama sekali. Sangat pintar mengumbar tuntutan dan ketidakpuasan, namun selalu mengelak kewajiban. Melihat dan mengkaji sesuatu hanya dari sekilas pintas, enggan merunut masalah dari akarnya. Senang dengan kehebohan yang spektakuler dan menyilaukan, enggan menyentuh tanah, merendahkan hati. Kalau dipersalahkan, hal pertama yang dilakukan justru mencari alibi dan sekutu. “Tidak saya saja!!! Tidak hanya saya saja!!!” – itulah teriakan yang seringkali mereka ucapkan. Bisakah engkau membayangkan, andai seluruh manusia bersikap demikian, apa jadinya bumi ini…? Untunglah masih ada golongan minoritas…


Mengapa harus muak dan prihatin dengan keadaan bangsa kita yang seperti ini ? Jangan lah sedikit-sedikit menyalahkan atau menghujat orang atau pihak lain. Kita pun bahkan seringkali bersikap dan berlaku salah pada beberapa instansi, beberapa orang, atau bahkan pada pasangan kita sendiri. Benahi dulu diri sendiri terlebih dahulu sebelum bermimpi terlampau tinggi. Satu-satunya cara untuk mewujudkan mimpi(mu) yang indah adalah tegas dan patuh pada komitmen. Dan komitmen bukan hanya sekedar soal kepentingan… melainkan rasa penghargaan satu sama lain….
Mari menghargai komitmen, mari menyongsong diri menjadi bangsa yang besar….



(+) Artikel teman yang telah di edit sedikit, di tambahkan sedikit pengalaman pribadi


Sumber

 
back to top